BRI Situbondo Dampingi Waroeng Kopi Kayumas Tumbuh dan Naik Kelas

BRI Situbondo Dampingi Waroeng Kopi Kayumas Tumbuh dan Naik Kelas

SITUBONDO — Waroeng Kopi Kayumas milik Didik Suryadi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terus berkembang setelah menjalani perjalanan usaha bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dukungan pembiayaan dan pendampingan perbankan ini turut menjadi bagian dari proses pengembangan usaha tersebut.

Perjalanan Didik bersama BRI dimulai melalui BRI Unit Jangkar pada tahun 2015. Seiring meningkatnya kapasitas usaha, layanan perbankan kemudian berlanjut melalui BRI Unit Asembagus dengan dukungan pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan usahanya.

Kini, seluruh fasilitas pinjaman yang pernah diperoleh Didik dari BRI telah lunas. Meski demikian, hubungan bisnis dengan BRI tetap berlanjut. Didik saat ini tercatat sebagai nasabah simpanan BRI.

Perkembangan usaha tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Waroeng Kopi Kayumas kini telah mempekerjakan enam orang.

Selain mengelola kedai kopi, Didik menjalankan usaha suplai kopi. Kegiatan suplai tersebut mencatat omzet rata-rata sekitar Rp60 juta per bulan. Sementara Kayumas Coffee membukukan omzet sekitar Rp50 juta per bulan.

Didik mengatakan, usaha yang dijalankannya mengalami pertumbuhan sekitar 10-15 persen seiring dengan pengembangan bisnis.

Salah satu lokasi Kayumas Coffee berada di Jalan Raya Asembagus, tepat di depan Kantor Kecamatan Asembagus, Situbondo. Kedai tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan produk kopi sekaligus memperluas pasar.

Didik mengatakan dukungan BRI yang diterimanya selama ini tidak sebatas akses pembiayaan. Menurut dia, pendampingan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan usaha.

"Sejak awal menjadi nasabah BRI, kami tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan dukungan dalam mengembangkan usaha," ujar Didik saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2026).

Menurut dia, dukungan tersebut membantu pihaknya menyesuaikan kebutuhan layanan perbankan dengan perkembangan usaha.

"BRI selalu hadir memberikan pelayanan dan membantu kami menyesuaikan kebutuhan perbankan dengan perkembangan usaha. Dukungan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Waroeng Kopi Kayumas hingga bisa berkembang seperti sekarang," katanya.

Didik mengatakan dirinya bersyukur usaha yang dijalankan terus mengalami perkembangan. Selain mempertahankan bisnis suplai kopi, Kayumas Coffee juga terus dikembangkan.

"Kami bersyukur usaha terus berkembang. Selain usaha suplai kopi, Kayumas Coffee juga terus kami kembangkan. Harapannya, usaha ini bisa semakin maju, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujar Didik.

Sementara itu, Branch Office Head BRI Situbondo Ary Juwono mengatakan perjalanan Waroeng Kopi Kayumas menjadi salah satu contoh pengembangan UMKM yang didukung akses pembiayaan dan pendampingan.

Menurut Ary, pembiayaan yang dikelola dengan baik dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memberikan dampak ekonomi di lingkungan sekitar.

"BRI berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberdayakan pelaku UMKM agar mampu tumbuh dan naik kelas. Perjalanan Waroeng Kopi Kayumas menunjukkan bagaimana akses pembiayaan dapat mendukung pengembangan kapasitas usaha, penciptaan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di daerah," ujar Ary.

Ary mengatakan hubungan BRI dengan pelaku UMKM tidak berhenti ketika fasilitas pembiayaan telah selesai. BRI tetap berupaya memberikan layanan keuangan yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan bisnis nasabah.

"Bagi BRI, keberhasilan nasabah dalam mengembangkan usahanya merupakan bagian penting dari upaya pemberdayaan UMKM," katanya.

Menurut Ary, Waroeng Kopi Kayumas diharapkan dapat terus mengembangkan usahanya setelah seluruh fasilitas pinjaman BRI dilunasi.

"Dari awal memperoleh pembiayaan hingga usahanya semakin berkembang dan fasilitas pinjamannya telah lunas, kami berharap Waroeng Kopi Kayumas dapat terus bertumbuh dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Situbondo," ujar Ary.

BRI Situbondo akan terus mendorong pengembangan UMKM melalui akses pembiayaan, layanan keuangan, dan pendampingan. Upaya tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index